banner 468x60

6 Prajurit Asal Papua Lolos Pendidikan Komando (Dikko) Kopassus Angkatan 103

 MILITER
banner 468x60

Kandang Menjangan News, -Sakral, Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, resmi menutup Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus ke- 103 di Pantai Permisan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (15/8)

Dari seleksi tersebut, terdapat 6 prajurit asal Papua yang lolos Pendidikan Komando (Dikko) Kopassus. Kapen Kopassus, Letkol Inf Susilo Endro, mengatakan, 6 putra Papua itu telah resmi menyandang baret merah kebanggaan Kopassus.
“Dikko-103 kali ini berhasil mencetak 6 orang asli Papua sebagai prajurit Komando Muda,” kata Susilo lewat keterangan tertulisnya, Kamis (15/8).
Susilo menyebut, Dikko merupakan tahapan seleksi terberat bagi prajurit yang ingin diterima sebagai anggota Kopassus. Apabila gagal, para calon anggota Kopassus akan dikembalikan ke satuan awalnya
“Pendidikan komando menerapkan mekanisme pendidikan dengan sistem gugur, artinya sepanjang pelaksanaan pendidikan bila peserta didik dinyatakan tidak sanggup melanjutkan pendidikan maka akan dikembalikan ke satuan awal,” ujar Susilo.
Berikut ini 6 putra asal Papua yang resmi menjadi anggota Kopassus:
1. Letda Inf Naftali Kawari asal Serui.
2. Serda Donatus Boyou asal Timika.
3. Serda Alfons Manibui asal Manokwari.
4. Serda Firman Halomoan Naa asal Sorong.
5. Prada Muhamad Nurkrisna Putra asal Timika.
6. Prada Elton Sonyufu asal Jayapura.
Pendidikan kopassus tidak mudah ditempuh dan harus melewati batas batas kemampuan seseorang, mental fisik terkuras, berat beban perorangan yang dibawa sehari hari pada saat latihan mencapai 35 Kilogram, banyak juga yang tidak lulus seleksi, hamir setiap angkatan pendidikan dan latihan tidak ada yang lulus seluruhnya  dan pasti ada yang tertinggal, itu merupakan seleksi alam kata mantan Siswa.
Editor: 42
Sumber; kumparan
banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply