banner 468x60

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 Di Papua Mundur

 OLAHRAGA
banner 468x60

Kandang Menjangan News, –Dampak Kerusuhan Papua berimbas kepada persiapan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019. Pesta olahraga untuk siswa sekolah itu menggantung.

Popnas dijadwalkan digelar di Papua pada Oktober 2019. Pesta olahraga untuk pelajar se-Tanah Air itu menjadi salah satu uji coba venue sebelum menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 20 Oktober sampai 2 November 2020.

Tapi, dalam prosesnya, Papua tak sanggup menjadi tuan rumah Popnas 2019 itu. Kepala Dinas Olahraga Papua mengutamakan keamanan dan kenyamanan atlet dan ofisial yang hadir.

“Memang ada dua hal ya aspek teknis dan nonteknis. Kalau nonteknis teman-teman bisa melihat dinamika Papua ya dua hari ini, sehingga itu menjadi pertimbangan kami yang utama,” kata Pelaksana Tugas Kadispora Papua, Alexander K.Y Kapisa, usai rdapat koordinasi dengan Kemenpora di kantor Kemenpora, Senayan, Kamis (22/8/2019).

“Hal ini juga menjadi bahan diskusi antara saya dengan Bapak Sekretaris Kemenpora (Gatot S. Dewa Broto) dan Ibu Yuni Poerwanti (Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi bahwa kami harus memastikan keamanan dan kenyamanan atlet, serta ofisial karena kami harus tahu bersama untuk Popnas ini dimulai Oktober dan jeda waktunya cukup dekat dengan kondisi Papua,” dia menambahkan.

Alexander belum bisa memastikan pelaksanaan Popnas 2019 setelah papua mundur. Mereka akan mengikuti keputusan pemerintah.

“Saya pikir hari ini pun sudah ada keputusan, karena ini berkaitan dengan kesiapan teman-teman di daerah juga. Katakanlah jangan sampai mereka sudah membeli tiket untuk persiapan ke Papua, tapi kami masih menggantung soal keputusan ini jadi kurang nyaman juga,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penghubung Provinsi Papua ini.

“Untuk itu, kami berharap bersama Kemenpora bisa mengambil keputusan secepat mungkin agar jangan sampai memengaruhi persiapan dari Pemprov yang lain,” kata dia.

Seirama dengan Alexander, Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, mengatakan telah menunjuk Dispora lain.

“Atas dasar pertimbangan mungkin tidak bisa dilakukan Oktober 2020 Papua. Kami sedang menunjuk Dispora lain, Jakarta, dengan kata lain jika siap, dan sudah Pelatda,” kata Gatot

 

Editor: 42

Sumber: Krsumsel

banner 468x60

Author: 

Related Posts

Leave a Reply